Jumat, 12 September 2014

Perjalanan dari Kuala Namu ke Balige

Hari ke-2 di Medan (12/9), saya bangun pagi, sarapan dengan voucher hotel di Starbucks Coffee Stasiun Medan, dilanjutkan dengan jalan kaki melihat sekeliling Lapangan Merdeka. Malam sebelumnya, saya mencoba ke Merdeka Walk untuk makan malam, namun digagalkan oleh hujan. Waktu itu, rencananya jam 1 akan ada tambahan anggota keluarga dari Jogja yang akan mendarat di Kuala Namu, sebanyak 6 orang. Dengan menghitung bagasi yang akan dibawa dan kapasitas kendaraan, maka kami putuskan untuk menyewa kendaraan Isuzu Elf 12 seater untuk perjalanan kami. Selain cukup 1 kendaraan saja, dengan penumpang 7 orang kendaraan tersebut akan terasa lebih lega.

IMG_20140912_102538

Setelah tanya kiri kanan, maka saya menyewa kendaraan dari Medan Holidays, CV Harfina Deli, yaitu perusahaan milik pak Abdul Haris. Kalau mau pesan telepon saja di +62819861009 / +6285261452244, atau email di medanholidays@gmail.com. Bukan promosi, namun saya tulis saja, siapa tahu ada yang memerlukan rekomendasi rental mobil di Medan yang layak dipercaya, dan tentu saja harganya lebih murah. Driver yang mengantar kami namanya Pak Kader, membawa kendaraannya kalem dan santai, sehingga kami semua cukup nyaman di perjalanan. Dengan kondisi jalan yang naik turun di area Danau Toba, maka kendaraan Isuzu Elf ini direkomendasikan. Untuk pilihan sewa KIA Pregio atau Travello di Medan, sepertinya kedua kendaraan tersebut susah diajak naik ke tanjakan dengan muatan penuh. Toyota Hiace Commuter juga bagus, namun harga sewanya bisa 2 kali lipat harga sewa Isuzu Elf. Jalan yang berlubang-lubang, kadang lubang besar juga cukup nyaman dilibas oleh konfigurasi roda Isuzu Elf yang besar ini.

Pak Kader menjemput saya di hotel d’Prima dan kami pun menuju ke Bandara Kuala Namu untuk menjemput pasukan dari Jogja. Ketemu di Kuala Namu, kami melanjutkan dengan acara makan siang dan memulai perjalanan ke Balige melalui Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Parapat.

IMG_20140912_190611

Karena sudah agak sore, maka kami tiba di Balige malam hari sekitar pukul 23.00 WIB, dan kami pun langsung masuk ke Hotel Ompu Herti dan tidur di situ. Perjalanan dari Kuala Namu ke Balige sebenarnya sekitar 4-5 jam saja, namun karena kami mampir ke rumah kerabat di Tebing Tinggi, maka jadwal kami molor 2 jam dari rencana perjalanan kami. Karena lelahnya, kami pun langsung tidur lelap sampai pagi. Suasana Balige cukup dingin, sehingga hotel tidak memerlukan AC untuk mendinginkan ruangan.

NB: Tulisan ini merupakan rangkaian perjalanan saya dari Jayapura - Medan - Toba - Samosir - Kuala Lumpur - Jogja

0 komentar:

Posting Komentar