Twitter sebagai salah satu perangkat microblogging ternyata bisa digunakan sebagai media untuk mengasah kemampuan menulis. Walaupun ruang yang disediakan hanya sebanyak 140 karakter (bukan 140 kata), namun keterbatasan itu bisa digunakan sebagai alat brainstorming dalam membangun suatu ide dan gagasan.
Keterbatasan Twitter yang hanya 140 karakter ini bisa mendorong untuk berusaha mencari kata-kata dan istilah baru yang lebih ringkas, namun dapat menjelaskan gagasan yang ingin disampaikan.
Sumber:
http://www.copyblogger.com/twitter-writing/
Sabtu, 29 Agustus 2009
Jumat, 28 Agustus 2009
Download MP3 Lagu Indonesia
Saya amati akhir-akhir ini banyak sekali situs-situs Indonesia yang menyediakan file-file MP3 Indonesia dan jumlahnya semakin tidak terbendung. Saya sendiri *mengaku* 'masih menjadi' salah satu konsumen dari beberapa situs tersebut.
Saya suka format MP3 karena filenya relatif kecil dan mudah dibawa kemana-mana. Koleksi MP3 saya sebagian adalah dari hasil download, namun tak jarang saya membuat MP3 dari CD original untuk dipakai sendiri.
Namun demikian keberadaan pembajakan melalui download lagu Indonesia ini bisa menghambat perkembangan bisnis musik Indonesia, jika tidak diimbangi dengan strategi bisnis dari artis dan penyanyi, serta produser rekaman di Indonesia.
Setahu saya, para artis penyanyi atau band di Indonesia memperoleh pendapatan dari:
1. Royalti penjualan kaset/CD
2. Konser/Show
3. RBT (Ring Back Tone)/NSP (Nada Sambung Pribadi)
Nah, yang RBT ini saya lihat sudah mulai menjadi penolong untuk menggantikan royalti, selain bagi hasilnya lumayan, RBT cuma bertahan selama 1 bulan, dan jika mau diperpanjang harus bayar lagi. Selain itu, tidak seperti CD, RBT tidak bisa dipinjam, hehehe.
Karena pembajakan sudah terlalu menggebu, ada 2 macam penyelesaian yang bisa dilakukan:
1. Usaha Pemberantasan, melalui sosialisasi, atau dengan cara yang agak keras, yaitu melalui penegak hukum.
2. Ikuti arus saja, dan cari strategi lain agar bisa tetap dapat uang.
Untuk kategori kedua, skrenarionya adalah produser berani membagi MP3 gratis kepada masyarakat, anggap saja sebagai biaya promosi, lalu mencari sumber pendapatan (selain show dan RBT) melalui:
1. Sponsorship
File MP3 bisa disisipi gambar, atau iklan dari sponsor, yang tentu saja harus membayar untuk tiap file yang didownload. Atau bisa juga melalui iklan di website tempat download lagu tersebut.
2. Bundling dengan produk lain
Jual nasi goreng bonus MP3? Bercanda, tapi bisa juga dilakukan, misalnya jualan flashdisk/handphone yang di dalamnya sudah ada bonus lagu-lagu MP3/WAV/OGG/file lagu yang legal.
Mungkin masih banyak cara lain. Intinya, jika memang pembajakan tidak bisa dibendung, mungkin solusinya adalah bagi gratis aja sekalian, atau open source sekalian sampai ke partitur dan raw data lagu yang direkam, dan cari cara untuk me-monetize dengan jalan lain yang lebih kreatif.
Saya suka format MP3 karena filenya relatif kecil dan mudah dibawa kemana-mana. Koleksi MP3 saya sebagian adalah dari hasil download, namun tak jarang saya membuat MP3 dari CD original untuk dipakai sendiri.
Namun demikian keberadaan pembajakan melalui download lagu Indonesia ini bisa menghambat perkembangan bisnis musik Indonesia, jika tidak diimbangi dengan strategi bisnis dari artis dan penyanyi, serta produser rekaman di Indonesia.
Setahu saya, para artis penyanyi atau band di Indonesia memperoleh pendapatan dari:
1. Royalti penjualan kaset/CD
2. Konser/Show
3. RBT (Ring Back Tone)/NSP (Nada Sambung Pribadi)
Nah, yang RBT ini saya lihat sudah mulai menjadi penolong untuk menggantikan royalti, selain bagi hasilnya lumayan, RBT cuma bertahan selama 1 bulan, dan jika mau diperpanjang harus bayar lagi. Selain itu, tidak seperti CD, RBT tidak bisa dipinjam, hehehe.
Karena pembajakan sudah terlalu menggebu, ada 2 macam penyelesaian yang bisa dilakukan:
1. Usaha Pemberantasan, melalui sosialisasi, atau dengan cara yang agak keras, yaitu melalui penegak hukum.
2. Ikuti arus saja, dan cari strategi lain agar bisa tetap dapat uang.
Untuk kategori kedua, skrenarionya adalah produser berani membagi MP3 gratis kepada masyarakat, anggap saja sebagai biaya promosi, lalu mencari sumber pendapatan (selain show dan RBT) melalui:
1. Sponsorship
File MP3 bisa disisipi gambar, atau iklan dari sponsor, yang tentu saja harus membayar untuk tiap file yang didownload. Atau bisa juga melalui iklan di website tempat download lagu tersebut.
2. Bundling dengan produk lain
Jual nasi goreng bonus MP3? Bercanda, tapi bisa juga dilakukan, misalnya jualan flashdisk/handphone yang di dalamnya sudah ada bonus lagu-lagu MP3/WAV/OGG/file lagu yang legal.
Mungkin masih banyak cara lain. Intinya, jika memang pembajakan tidak bisa dibendung, mungkin solusinya adalah bagi gratis aja sekalian, atau open source sekalian sampai ke partitur dan raw data lagu yang direkam, dan cari cara untuk me-monetize dengan jalan lain yang lebih kreatif.
Senin, 24 Agustus 2009
Tips Memperoleh Backlink Gratis
Para pakar SEO mengatakan bahwa backlink merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan SEO, karena diyakini dapat digunakan untuk meningkatkan rating suatu website. Nah dengan bejibunnya fake link yang tidak perlu dan membuat algoritma pencarian pada search engine menjadi kacau, maka sekarang untuk memperoleh backlink menjadi lebih sulit. Hal ini dikarenakan banyak website dan blog menerapkan tag nofollow sehingga perjuangan memperoleh backlink menjadi 'percum tak bergun'.
Saya melihat ada beberapa peluang agar website bisa memperoleh backlink selain dengan cara-cara natural, yaitu:
1. Posting link ke do-follow blog dan direktori.
Posting ke do follow blog atau direktori bisa dilakukan dengan mencari ke beberapa situs yang menyediakan data blog atau direktori yang do-follow, salah satunya di sini atau di sini.
2. Memanfaatkan URI tagging.
Beberapa website ternyata memiliki 'fasilitas' yang membuat link secara otomatis ketika diakses. Entah ini disengaja atau tidak, namun cukup mantap untuk digunakan dalam proses memperoleh backlink gratis.
Studi kasusnya adalah saya ingin memperoleh backlink ke wahyu.com, sehingga saya mebuat pancingan link ke http://statimo.com/wahyu.com. Dengan pancingan itu, maka crawler diharapkan akan mengkuti ke website tersebut. Nah di website tersebut ternyata disediakan informasi mengenai wahyu.com, dan untungnya di dalam tampilan halaman tersebut juga terdapat back link do-follow ke wahyu.com.
Walaupun cara-cara seperti itu pada akhirnya akan mengarah pada link farm, namun setidaknya ini bisa menjadi tambahan pengetahuan saja, kalau tidak sesuai dengan hati nurani ya, jangan dipraktekin to.
Saya melihat ada beberapa peluang agar website bisa memperoleh backlink selain dengan cara-cara natural, yaitu:
1. Posting link ke do-follow blog dan direktori.
Posting ke do follow blog atau direktori bisa dilakukan dengan mencari ke beberapa situs yang menyediakan data blog atau direktori yang do-follow, salah satunya di sini atau di sini.
2. Memanfaatkan URI tagging.
Beberapa website ternyata memiliki 'fasilitas' yang membuat link secara otomatis ketika diakses. Entah ini disengaja atau tidak, namun cukup mantap untuk digunakan dalam proses memperoleh backlink gratis.
Studi kasusnya adalah saya ingin memperoleh backlink ke wahyu.com, sehingga saya mebuat pancingan link ke http://statimo.com/wahyu.com. Dengan pancingan itu, maka crawler diharapkan akan mengkuti ke website tersebut. Nah di website tersebut ternyata disediakan informasi mengenai wahyu.com, dan untungnya di dalam tampilan halaman tersebut juga terdapat back link do-follow ke wahyu.com.
Walaupun cara-cara seperti itu pada akhirnya akan mengarah pada link farm, namun setidaknya ini bisa menjadi tambahan pengetahuan saja, kalau tidak sesuai dengan hati nurani ya, jangan dipraktekin to.
Langganan:
Postingan (Atom)