Rabu, 02 Agustus 2017

Mengenai Pendidikan Formal dan Non Formal


Ada salah seorang rekan senior saya yang beberapa waktu lalu bercerita bahwa beliau membuat sebuah slogan 'make higher education your priority' untuk anak-anaknya yang saat itu masih berada di bangku sekolah. Ketika semua anaknya sudah lulus sarjana, kemudian membuat lagi pertanyaan: selanjutnya apa? Pertanyaan ini menggelitik saya, karena berada di antara pemikiran yang menyatakan bahwa hal ini adalah sebuah akhir di garis finish dari sistem edukasi, namun juga merupakan titik awal untuk memulai sesuatu yang baru.

Edukasi sering dikaitkan dengan pendidikan formal mulai dari SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi. Banyak orang yang sering terjebak dengan merasa bahwa akhir dari pendidikan adalah ketika sudah memperoleh kertas ijazah dan gelar yang tersemat di lembaran kertas itu. Padahal tujuan dari pendidikan itu sendiri adalah untuk memperoleh ilmu, yang nantinya bisa dipraktekkan sesuai dengan apa yang telah dipelajari.

Menurut pandangan saya, pendidikan formal merupakan garis besar yang dirancang sebagai standar umum untuk dapat digunakan oleh masyarakat sebagai acuan dalam mencari ilmu. Acuan tersebut biasanya diikuti dengan jadwal kegiatan belajar mengajar dengan rentang waktu yang telah ditentukan. Faktanya, jumlah jam belajar siswa di lingkungan formal tidak sebanyak jumlah jam ketika siswa tersebut berada di luar sekolah. Di sini peran pendidikan non formal sangat menentukan. Yang pertama adalah pendidikan dari sisi keluarga, kemudian pelatihan atau kursus tambahan yang diikuti. Dan yang paling penting, adalah pendidikan yang dialami melalui pengalaman hidup masing-masing individu.

Bagaimana dengan pertanyaan senior saya mengenai kegalauannya tentang pendidikan? Saya sempat berdiskusi kepada senior tersebut dan menyimpulkan bahwa hidup itu sendiri merupakan sasana belajar di dunia ini, sehingga pendidikan itu tidak pernah ada batasnya sepanjang hayat masih dikandung badan.

Jumat, 19 Mei 2017

Perjalanan Ke Pulau Numfor Kabupaten Biak



Pulau Numfor adalah sebuah pulau yang terletak di barat pulau Biak Provinsi Papua. Pulau ini bisa ditempuh dari Biak dengan menggunakan speed boat selama 4 jam atau dengan pesawat Grand Caravan selama kurang lebih 40 menit.

Secara geografis, pulau Numfor lebih dekat ke Manokwari di Papua Barat. Itulah sebabnya sebagian kecil masyarakat di sini sempat mengusulkan agar pulau ini bergabung ke Papua Barat. Konon cerita mop (kelakar) masyarakat sini, pada jaman dahulu penentuan Pulau Numfor ikut Manokwari atau Biak ditentukan dengan pertandingan bola kaki (sepak bola), yang saat itu dimenangkan Biak, sehingga Pulau Numfor ikut Biak sampai dengan saat ini. Saat ini, Numfor sedang mengajukan untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) setingkat kabupaten, namun karena masih ada moratorium pembentukan daerah baru dari Pemerintah Pusat, maka keinginan adanya DOB ini belum bisa terwujud.


Pada hari Kamis, 19 Mei 2017, saya berkesempatan mengikuti rombongan Gubernur Papua untuk melakukan kunjungan ke Pulau Numfor. Sama dengan Biak yang merupakan pulau karang, suhu di Pulau Numfor juga panas menyengat. Dalam kunjungan yang berdurasi 6 jam ini kami meninjau pembangunan PLTD di Numfor agar masyarakat bisa menikmati listrik selama 24 jam. Kami juga mengikuti peresmian RSUD tipe D yang diberi nama "Lukas Enembe" di Numfor.

Perjalanan singkat ini membawa kesan tersendiri karena saya belum pernah ke Numfor. Rombongan pun akhirnya pulang ke Biak pada pukul 15.00 WIT.

Minggu, 26 Maret 2017

Membuat Lagu Beep "Burung Kakatua" dengan Mikrotik

Baiklah, karena iseng di pagi hari, saya mencoba mengaransemen lagu dengan menggunakan perangkat Mikrotik RB951Ui-2HnD yang memiliki buzzer untuk mengeluarkan suara beep. Berikut ini adalah script-nya.
# Mikrotik beep song "Burung Kakatua"
# Wahyu Wijanarko - http://wahyu.com
:beep frequency=783.99 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=783.99 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=1046.50 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25  length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=587.33 length=1000ms
:delay 2000ms;
:beep frequency=659.25 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=698.46 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=880.00 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=783.99 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=698.46 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=659.25 length=1000ms
:delay 2000ms;
:beep frequency=783.99 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=783.99 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=1046.50 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25  length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=587.33 length=1000ms
:delay 2000ms;
:beep frequency=1046.50 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=987.77 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=783.99 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=880.00 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=987.77  length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=1046.50 length=1000ms
:delay 2000ms;